Kamis, 13 Oktober 2011

Love & Friendship








Pertemanan & Cinta
  • §  Cinta dimulai dengan senyuman, tumbuh dengan kasih sayang, dan berakhir dengan air mata.
  • §  Jangan menangisi orang yang tidak pernah menangisi Anda.
  • §  Teman yang baik slit ditemukan, lebih sulit lagi ditinggalkan, dan tidak mungkin dilupakan.
  • §  Anda hanya bisa pergi sejauh yang Anda usahakan.
  • §  Tindakan berbicara lebih keras daripada kata-kata.
  • §  Hal terberat untuk dilakukan adalah melihat orang yang Anda cintai mencintai orang lain.
  • §  Jangan biarkan masa lalu menahan Anda karena Anda akan kehilangan hal baik di depan.
  • §  Hidup itu singkat. Jika Anda tidak pernah sekali waktu mencari, Anda akan kehilangan dia.
  • §  Teman terbaik seperti daun semanggi berhelai empat: sulit dicari dan beruntung jika memilikinya.
  • §  Jika merasa menyakitkan untuk melihat kebelakang, dan Anda takut untuk memandang ke depan, Anda dapat melihat ke samping dan teman terbaik Anda ada di sana.
  • §  Pertemanan sejati tidak pernah berakhir.
  • §  Teman sejati selalu bersama selamanya.
  • §  Teman baik seperti bintang... Anda tidak selalu melihat dia, tetapi Anda tahu ia selalu ada di sana.
  • §  Jangan cemberut. Anda tidak pernah tahu siapa yang jatuh cinta dengan senyuman Anda.
  • §  Apa yang Anda lakukan jika satu-satunya orang yang dapat membuat Anda berhenti menangis adalah orang yag membuat Anda menangis?
  • §  TAK SEORANG PUN YANG SEMPURNA, HINGGA ANDA JATUH CINTA DENGANNYA.
  • §  Segala sesuatu selalu baik di akhir cerita. Jika tidak baik, maka itu bukan akhir cerita.
  • §  Sebagian besar orang silih berganti masuk dan keluar dari kehidupan Anda. Tetapi, hanya teman sejati yang meninggalkan jejak di hati Anda.
  • §  Hal paling penting untuk diingat adalah... selalu menghargai teman-teman yang Anda punya.
  • §  Pertengkaran bisa terjadi dan berhenti dengan sangat mudah, tetapi pertemanan dapat berlangsung selamanya.
  • §  Untuk setiap detik yang dihabiskan dalam amarah, satu menit kebahagiaan terabaikan.

Rabu, 12 Oktober 2011

Real Love

Mawar Merah


Mawar merah adalah favoritnya, namanya juga Rose (Mawar). Setiap tahun suaminya mengirimi dia sebuket mawar merah yang cantik. Pada tahun ketika suaminya meninggal dunia, mawar merah dikirimkan ke pintu rumahnya. Kartu yang menyertai bunga itu berbunyi, “Be my Valentine,” seperti tahun-tahun sebelumnya.

Setiap tahun suaminya mengirimi dia bunga mawar dan catatan yang menyertainya selalu berbunyi, “Aku mencintaimu jauh lebih besar daripada tahun lalu pada hari yang sama.” “Cintaku padamu akan selalu tumbuh, seiring dengan bertambahnya waktu.” Ketika menerima kiriman itu, dia bepikir bahwa kiriman bunga ini adalah yang terakhir kalinya.

Dia berpikir suaminya telah memesan bunga mawar tersebut jauh hari sebelumnya. Suaminya yang tercinta tidak mengetahui bahwa dia akan meninggal dunia. Ia suka melakuakan segala sesuatu hal lebih awal, jauh sebelum saatnya tiba. Maka, ketika ia terlalu sibuk pada waktu yang ditentukan, segalanya akan berjalan baik-baik saja.

Dia merapikan gagang mawar merah itu, kemudian menaruhnya di vas bunga yang sangat spesial. Kemudian meletakan vas bunga itu di samping potret suaminya yang sedang tersenyum. Dia bisa duduk bbejam-jam, di kursi favorit suaminya sambil memandangi potretnya, dan juga bunga mawar merah itu.

     Satu tahun berlalu dan terasa berat hidup tanpa pasangannya, dengan kesendirian dan kesepian yang telah menjadi takdirnya. Suatu ketika di pagi hari, seprti halnya di hari Valentine sebelumnya, bel pintu berbunyi, dan ada sebuket bunga mawar merah di samping pintu. 

Dia membawa bunga mawar merah itu ke dalam, kemudian melihatnya dengan penuh keterkejutan. Dia kemudian meraih gagang telpon untuk menelpon toko pengirim bunga itu. Dia meminta penjelasan kepada pemilik toko mengapa ada orang yang tega melakukan ini kepadanya, yang hanya membuat dirinya sakit hati?
“Saya tahu suami Anda sudah meninggal dunia, lebih dari setahun yang lalu,” jawab pemilik toko, “Saya tahu Anda akan menelpon ke sini dan Anda ingin meminta penjelasan. Bunga mawar yang Anda terima pagi ini telah dibayar sebelumnya, tak ada yang tertinggal. Ada beberapa pesanan di file kami darinya, dan dia telah membayar semuanya, Anda akan mendapatkan kiriman bunga setiap tahun.”

“Ada satu hal lagi, yang mmungkin Anda harus tahu, Dia menulis di sebuah kertas khusus... dia melakukan hal ini setahun yang lalu. Maka ketika saya mengetahui bahwa dia sudah meninggal, maka kartu itu harus di kirimkan kepada Anda tahun berikutnya.” 

Dia kemudian mengucapkan terima kasih kepada pemilik toko itu dan menutup telponnya, air matanya jatuh bercucuran. Jari-jarinya bergetar, ketika dia meraih kartu spesial itu. Di kartu spesial itu tertulis sebuah catatan untuknya. Berikut ini adalah apa yang tertulis di kartu itu...

“Hello, cintaku, aku tahu sekarang sudah setahun sejak aku meninggal, aku harap perasaan in sangat sulit untuk kamu tanggulangi.”
“Aku tahu dengan pasti kamu merasa sangat kesepian dan sedih hati. Karena jika yang terjadi adalah sebaliknya, akulah yang akan merasa sangat sedih.”
“Cinta kita membuat segalanya menjadi sangat indah. Aku mencintaimu lebih dari apa yang bisa di katakan oleh kata-kata, kamu adalah istri yang sempurna.”
“Kamu adalah teman dan cintaku, kamu memenuhi segala kebutuhanku. Aku tahu sekarang sudah lebih setahun, tapi tolong unyuk tidak terlalu bersedih hati.”
“Aku ingin kamu bahagia, bahkan ketika kamu meneteskan air mata. Itulah kenapa mawar-mawar ini akan dikirimkan untuk beberapa tahun.”
“Ketika kamu menerima mawar-mawar ini, pikirkanlah hal-hal yang membahagiakan, yang pernah kita rasakan bersama-sama.”
“ Aku selalu mencintaimu dan aku akan selalu mencintaimu. Tapi, cintaku, kamu harus terus melanjutkan perjalananmu, kamu masih punya kehidupan.”
“Tolong carilah kebahagiaan, ketika kamu menghabiskan sisa-sisa waktumu. Aku tahu ini tidak akan mudah, tapi aku harap kamu dapat menemukannya.”
“Bunga mawar akan terus dikirimkan setiap tahun, dan akan berhenti hanya ketika bel pintu rumah tidak ada yang menjawab, ketika pengirim bunga berhenti memencet bel.”
“Dia akan datang lima kali hari itu, dengan harapan mungkin kamu sedang keluar. Tapi setelah kunjungannya yang terakhir, dia akan tahu tanpa keraguan, untuk membawa bunga mawar itu ke tempat seperti yang aku perintahkan padanya, dan meletakkannya dimana kita bisa bersama-sama lagi.”


Cinta sejati bukanlah permasalahan fisik atau romantik. Cinta sejati adalah penerimaan terhadap segala hal yang sudah, sedang dan yang akan terjadi.

Senin, 10 Oktober 2011

Pemberian Terindah


Kupu-Kupu
Seorang laki-laki menemukan sebuah kepompong kupu-kupu. Suatu hari kepompong itu retak dan berlubang kecil. Dia duduk dan memerhatikan kupu-kupu yang ada di dalamnya berusaha keluar dari lubang kecil itu selama berjam-jam. Kemudian, kupu-kupu itu berhenti berusaha. Kelihatannya ia sudah berusaha sekuat tenaga dan merasa tidak mampu lagi. 
Jadi, laki-laki itu memutuskan untuk membantu kupu-kupu itu. Dia mengambil gunting dan menggunting sedikit kepompong itu. 
Kupu-kupu itu akhirnya dapat keluar dengan mudah. Tetapi, ia memiliki sayap yang kecil, mengerut, dan tubuh yang gembung.
Laki-laki itu terus memerhatikan kupu-kupu itu karena ia berharap sayap itu akan berkembang, membesar dan dapat menopang tubuhnya.
Tapi tak ada yang terjadi! Kupu-kupu itu menghabiskan sisa waktunya dengan merangkak dengan tubuh bengkak dan sayap yang mengerut. Ia tidak pernah bisa terbang.
Laki-laki itu bermaksud baik, tetapi ia tidak memahami bahwa kepompong yang sempit itu dan perjuangan kupu-kupu untuk keluar dari lubang kecil itu adalah cara Allah untuk mengalirkan cairan yang ada di tubuh kupu-kupu ke kedua sayapnya sehingga sayapnya akan mekar dan ia akan bisa terbang ketika sudah berhasil keluar dari kepompongnya.

Terkadang, perjuangan atau kesulitan adalah hal yang kita butuhkan dalam hidup kita. Jika Allah membuat hidup kita selalu lapang tanpa rintangan, maka keadaan ini akan melumpuhkan kita.
Saya meminta kekuatan ...
Dan Allah memberi saya kesulitan untuk membuat saya kuat.
Saya meminta kebijaksanaan ...
Dan Allah memberi saya permasalahan untuk dipecahkan.
Saya meminta kemakmuran ...
Dan Allah memberii saya otak dan tenaga untuk digunakan meraihnya.
Saya meminta keberanian ...
Dan Allah memberikan saya bahaya untuk dilalui.
Saya meminta cinta ...
Dan Allah memberi saya pengganggu untuk membantu.
Saya meminta kemurahhatian ...
Dan Allah memberi saya kesempatan-kesempatan.
Saya tidak mendapatkan apapun yang saya inginkan ...
Saya mendapatkan segala hal yang saya butuhkan!
Selalu percaya pada Allah!

aku?

*curhat*
aku hanya merasa senang ketika diperhatikan, sama seperti wanita lainnya
Aku senang menyadari ketika ada seseorang yang dengan senang hati mau mendengarkanku, walau ia tak memberikan kata apapun, karena aku hanya butuh didengar saat itu.
Yang aku tau aku senang ketika ada yang peduli terhadap keadaanku, mungkin karena selama ini aku selalu beranggapan
“ketika suatu saat nanti aku hilang? Kurasa tak kan ada satupun yang menyadarinya, karena ku sangat tidak penting”

*manja*
Eits.. yang satu ini mungkin agak aneh kau dengar,
Hha,
Ya, dibalik aku yang “katanya” mandiri ini, aku adalah seorang “pacar” yang sangat manja.. ya, hanya terhadap pacar lhooo….
Aku memang dapat melakukan sebagian besar sesuatu sendiri, namun aku tetap seorang wanita, yang aka lebih bahagia ketika ada seorang lelaki yang dengan senang hati dapat melakukannya untukku, ^.+
It look so sweet ;)
Seberapa kuatpun wanita itu, in deep of her heart, dy tetap butuh seorang lelaki disampingnya, untuk sekedar melakukan hal-hal kecil yag manis untuknya,
Tahukah kau laki-laki, bahwa kami wanita sangat besar menghargai sesuatu2 kecil yang kau lakukan untuk kami? Bahwa kau tak perlu mekakukan hal-hal “wah” untuk membuat kami lebih mencintai anda jika anda merasa tak sanggup!


*childish*
Hhi, mungkin sangt tidak sesuai denganku yang terlihat sangat dewasa ini,
Ya, hidupku yang keras membuatku seperti ini,
Kadang aku lelah, kadang aku muak dianggap sebenar itu, dan karena alasan2 itu kadang aku childish, tidak selamanya, dan sebagian besar memag hanya ku tunjukkan di hadapan seseorang yang sedang duduk di singgasana hatiku. Aku tak begitu yakin dapat mengeluarkannya dihadapan yang lainnya,

Karena itulah, kukatakan bahwa, hanya seseorang yang sedang duduk tersenyum diatas singgasana hatikulah yang benar2 tau siapa aku,
Yang mungkin lebih tau aku bahkan melebihi orang tuaku,

Karena aku merasa bebas dihadapannya, bebas menjadi siapa aku, bebas menunjukkan segala yang kuinginkan (*doyan curhat, manja, childish, dll

Selektif dalam memilih si dy??
Aku lebih suka menyebutnya hati-hati, untuk menentukan apakah dia saja sudah membuatku bnar2 berfikir,
“apakah ia memang menyukaiku, atau hanya menyukai siapa aku?”
Aku sangat berfikir untuk itu.. karena ini semua, karena aku akan menjadi aku ketika aku sudah menjadi miliknya, tak akan ada yang tak ia tau tentang sifatku ketika itu, seburuk atau sebaik apa aku, akan ia tau..
Dan aku tak pernah berfikir sedikitpun untuk membayangkan hatinya berubah ketika itu..